Jumat, 06 Januari 2012
Kamis, 05 Januari 2012
Jejak The Beauty of Pascal
laksana seorang manusia yang lahir ke bumi dari buah cinta orang tuanya... The Beauty of Pascal pun begitu jua. karena tuntutan tugas juga karena kecintaanku terhadap MatKul PIK.
| You light up my heart in my destination to find The Beauty of Pascal...^_^ |
kenapa harus The Beauty of Pascal???
bukankah ada judul lain yang lebih "waaaawwww,,,,....."?
aku bilang " TIDAAAAAAK"
karena The Beauty of Pascal lah nama yang terindah dan terbaik menurutku.
bak memilihkan sebuah nama untuk seorang jiwa manusia, karena setiap nama adalah doa terindah yang diharapkan akan selalu membawa dan memberi kebaikan.
PENGANTAR LOGIKA DAN ALGORITMA DENGAN PASCAL
ini nih yang paling susah..... nge-logika apa yang diminta soal.... kadang pas bisa logikanya.... mbuatnya susah... heheheh, maka dari itu... simak materi berikut!!!
Pengertian
LOGIKA:
Logika
berasal dari bahasa Yunani yaitu LOGOS yang berarti ilmu. Logika pada dasarnya
filsafat berpikir. Berpikir berarti melakukan suatu tindakan yang memiliki
suatu tujuan. Jadi pengertian Logika adalah ilmu berpikir / cara berpikir
dengan berbagai tindakan yang memiliki tujuan tertentu.
Pengertian
ALGORITMA:
Pada
Merriam-Webster’s Collegiate Dictionary, istilah algoritma diartikan sebagai
prosedur langkah demi langkah untuk memecahkan masalah atau menyelesaikan suatu
tugas. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan algoritma sebagai
urutan logis pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah.
Alat Bantu untuk menuliskan Logika
dan Algoritma, salah satunya adalah FLOWCHART.
Pengertian FLOWCHART:
gambaran dalam bentuk
diagram alir dari algoritma dalam suatu program atau prosedur sistem secara
logika, yang menyatakan arah alur program dalam menyelesaikan suatu masalah.
Penggunaan Case dan If
Pendahuluan
Pascal
merupan salah satu program yang terkemuka karena struktur penulisannya yang
mengalir seperti algoritma, saat ini kita akan mempelajari perbedaan antara
case dan if pada pascal 1.5 (TPW 1.5). sebelum itu perhatikan keterangan
berikut ini struktur dasarnya
Cara Mudah Belajar Pascal
Didalam tulisan ini saya memberikan cara mudah anda dalam belajar bahasa pemrograman Turbo Pascal, dan disertai gambar-gambarnya agar anda paham. Tulisan ini cocok bagi yang baru mau belajar bahasa pemrograman langsung aja ni pada materinya. Program komputer pada dasarnya adalah proses merancang dan membuat urutan instruksi untuk menyelesaikan suatu masalah yang diimplementasikan kedalam komputer. karena yang menjalnkan intruksi itu adalah komputer maka intruksi harus dinyatakan dalam bahasa yang “dimengerti” oleh komputer yaitu bahasa mesin (assembly language) atau dikenal juga dengan bahasa pemrograman tingkat rendah. Bahasa mesin ini menggunakan simbol 0 (on) dan i (of) untuk dalam mendefinisikan intruksinya.
Menerjemahkan intruksi
kedalam simbol 0 dan 1 merupakan pekerjaan yang rumit.
itu sebabnya manusia merancang sistem pemberian
intruksi dengan cara yang lebih mudah digunakan,
yang dikenal dengan bahasa pemrograman tingkat
tinggi. Ada banyak bahasa pemrograman yang
telah dibuat, namun tidak semuanya bertahan dan digunakan secara luas.
Sekurangnya ada dua keuntungan pemberian intruksi dalam bahasa
pemrograman tingkat tinggi ini. Pertama, manusia lebih
mudah dalam pemberian intruksi karena bahasa ini
relatif dekat dengan bahasa manusia. Yang
kedua, sebagai alat penerjemah intruksi manusia kedalam bahasa mesin.
Matriks
pada mata kuliah PIK ini, khususnya program pascal.... kan ada program tentang matriks... nah, untuk bisa membuat programnya. tentunya kita harus menguasai tentang MATRIKS... so, let's study matriks before......^_^
Matriks adalah suatu kumpulan besaran (variabel dan konstanta) yang
dapat dirujuk melalui indeknya, yang menyatakan posisinya dalam representasi
umum yang digunakan, yaitu sebuah tabel persegipanjang. Matriks merupakan suatu
cara visualisasi variabel yang merupakan kumpulan dari angka-angka atau
variabel lain, misalnya vektor. Dengan representasi matriks, perhitungan dapat
dilakukan dengan lebih terstruktur. Pemanfaatannya misalnya dalam menjelaskan
persamaan linier, transformasi koordinat, dan lainnya. Matriks seperti halnya
variabel biasa dapat dimanipulasi, seperti dikalikan, dijumlah, dikurangkan dan
didekomposisikan.
introducing Algoritma and Bahasa Pemrograman
algoritma dan bahasa pemrograman
algoritma dan bahasa pemrograman merupakan salah satu mata kuliah yang berada pada prodi sistem informasi
didalam mata kuliah tersebut kita akan belajar program dengan menggunakan pascal dan bahasa c , mata kuliah ini di unand dipegang oleh bapak surya afrianus sekaligus kajur prodi sistem informasi unand
didalam mata kuliah tersebut kita akan belajar program dengan menggunakan pascal dan bahasa c , mata kuliah ini di unand dipegang oleh bapak surya afrianus sekaligus kajur prodi sistem informasi unand
berikut sekilas tentang algoritma dan bahasa pemrograman menurut wikipedia
Algoritma
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Perubahan tertunda ditampilkan di halaman ini Belum Diperiksa
Langsung ke: navigasi, cari
Diagram Alur sering digunakan untuk menggambarkan sebuah algoritma.
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Perubahan tertunda ditampilkan di halaman ini Belum Diperiksa
Langsung ke: navigasi, cari
Diagram Alur sering digunakan untuk menggambarkan sebuah algoritma.
Looping (Perulangan)
Looping (perulangan) merupakan bentuk yang sering ditemui didalam suatu program aplikasi. Didalam bahasa pascal, dikenal tiga macam perulangan yaitu :dengan menggunakan statemen For, While-Do, dan Repeat…until.
1. For
For biasa digunakan untuk perulangan positif atau perulangan dengan penghitung (couter) dari kecil kebesar atau dengan kata lain pertambahannya positif.Bu : For variabel-kontrol := nilai awal To nilai-akhir Do statemen
contoh :
var
i :integer;
begin
for i:= 1 to 5 do writeln(‘BSI’);
end.
maka akan menghasilkan :
BSI
BSI
BSI
BSI
BSI
For biasa digunakan untuk perulangan positif atau perulangan dengan penghitung (couter) dari kecil kebesar atau dengan kata lain pertambahannya positif.Bu : For variabel-kontrol := nilai awal To nilai-akhir Do statemen
contoh :
var
i :integer;
begin
for i:= 1 to 5 do writeln(‘BSI’);
end.
maka akan menghasilkan :
BSI
BSI
BSI
BSI
BSI
For Nested
contoh :
var
i:integer;
begin
for i:= 1 to 2 do
begin
for j:= 1 to 2 do
write(i:3,j:3);
writeln;
end;
readln;
end.
maka akan menghasilkan :
1 1 1 2
2 1 2 2
contoh :
var
i:integer;
begin
for i:= 1 to 2 do
begin
for j:= 1 to 2 do
write(i:3,j:3);
writeln;
end;
readln;
end.
maka akan menghasilkan :
1 1 1 2
2 1 2 2
Lihat Kondisi Pascal Dulu Yukk!!
Kondisi di dalam pascal
Dalam analisis kondisi di dalam pascal akan dijelaskan beberapa trik instruksi yang akan di gunakan. Sedangkan analisis kondisi adalah perintah yang bisa menghasilkan hasil atau tidak. Artinya pada instruksi ini ada pemeriksaan. Pemeriksaan kondisi. Apakah kondisi dipenuhi atau tidak? Kalau kondisi dipenuhi maka instruksi yang mengikutinya akan dikerjakan, dan sebaliknya bila tidak memenuhi kondisi maka instruksi yang mengikutinya tidak dilaksanakan. Karena itu dinamakan instruksi analisis. Yang dianalisis adalah kondisi/keadaan.
Sebelum kita mulai dengan instruksi ini lebih lanjut ada baiknya kita pelajari dulu apa yang dimaksud dengan kondisi.
Kondisi menghasilkan sebuah nilai benar atau salah.
Ada 6 operasi logik yang dimiliki yakni :
tanda = yang berarti sama dengan,
yang berarti tidak sama dengan,
> berarti lebih besar,
< berarti lebih kecil,
berarti lebih besar dan sama dengan,
berarti lebih kecil dan sama dengan.
dan tanda ini dapat digabungkan dengan penghubung and atau or
Contoh : 5 > 7 : hasilnya salah
5 < 7 : hasilnya benar
5 = 5 : hasilnya benar dll
Kondisi menghasilkan sebuah nilai benar atau salah.
Ada 6 operasi logik yang dimiliki yakni :
tanda = yang berarti sama dengan,
yang berarti tidak sama dengan,
> berarti lebih besar,
< berarti lebih kecil,
berarti lebih besar dan sama dengan,
berarti lebih kecil dan sama dengan.
dan tanda ini dapat digabungkan dengan penghubung and atau or
Contoh : 5 > 7 : hasilnya salah
5 < 7 : hasilnya benar
5 = 5 : hasilnya benar dll
Senin, 02 Januari 2012
Pengantar Pascal
A. Program Turbo Pascal
Pascal adalah salah
satu bahasa pemrograman tingkat tinggi (high level language). Nama
Pascal diambil dari
nama seorang ahli matematika dan filosofi terkenal abad 17 dari
Perancis, yaitu
Blaise Pascal. Bahasa ini dirancang oleh Prof. Niklaus Wirth dari Technical
University di Zurich,
Switzerland. Turbo Pascal adalah salah satu versi Pascal yang paling
popular dan banyak
digunakan saat ini. Bentuk tampilan awal Turbo Pascal adalah sebagai
berikut:
Senin, 19 Desember 2011
Program Temuan...^_^
heheheh, dari judulnya pasti bikin ketawa...
program ini nih,aku temuin di email statistika 2011....,
dan aku coba,,,,
eh, ternyata......
Kamis, 15 Desember 2011
Program Nilai Max
program nilaimax;
uses wincrt;
var i,n,s,x: integer;
begin
write ('masukkan sejumlah data:');
readln(n);
for i:=1 to n do
begin
write('data ',i,'=');
readln(x);
if i=1 then s:=x
else
if x>s then s:=x
end;
writeln('nilai maximum:',s);
end.
Program Aritmatik
program aritmatik;
uses wincrt;
var x: real;
begin
clrscr;
write('Masukkan nilai dari x = ');
readln(x);
if x<0 then x:=abs(x);
writeln('nilai x = ',x:5:2);
writeln('nilai eksponensialnya = ',exp(x):9:3);
writeln('nilai logaritma naturalnya = ',ln(x):9:3);
writeln('nilai integernya = ',int(x):9:3);
writeln('nilai fraksionalnya = ',frac(x):9:3);
writeln('nilai x dipangkatkan = ',sqr(x):9:3);
writeln('nilai x diakarkan = ',sqrt(x):9:3);
write('nilai x jika dimasukkan dalam ');
writeln('fungsi sin,cos,dan tangen: ');
writeln('- sinus = ',sin(x):9:3);
writeln('- cosinus = ',cos(x):9:3);
writeln('- tangen = ',arctan(x):9:3);
end.
Program Looping
program looping;
uses wincrt;
var i,j: integer;
begin
for i:= 1 to 5 do
begin
writeln(' ');
for j:= 1 to 4 do
begin
write(' ',i+j,'-',j,'=',i-j:2);
end;
writeln;
end;
end.
=============================================================
Program Asistensi
ini nih program yang aku dapat saat asistensi menjelang ETS. bersama kak siapa ya? aku lupa... hehehe...
program kuadratplus;
uses wincrt;
var i,n:integer;
begin
read(n);
if n=1 then write (1);
if n>1 then
begin
for i:=n downto 2 do
write (2*i-1,'+');
write(1,'=');
write (sqr(n));
end;
end.
Program Invers
MENCARI INVERS MATRIKS
MENGUNAKAN PASCAL
program invers;
uses wincrt;
label hitung;
var
mat,adj : array [1..5,1..5] of integer;
det,i,j : integer;
c:char;
begin
clrscr;
{ tampilan awal keterangan matrik }
gotoxy(20,4);
writeln('Matriks Ordo 2 x 2');
gotoxy(15,5);
writeln('-------------------------');
gotoxy(15,7);
writeln('1. Input data matrik ');
gotoxy(15,8);
writeln('2. Menentukan Adjoin Matrik');
gotoxy(15,9);
writeln('3. Mencari determinan matriks');
gotoxy(15,10);
writeln('4. Mencari Invers matriks');
readln;
if c = #13 then goto hitung;
{end tampilan awal keterangan matrik}
{mulai proses input}
hitung:
begin
clrscr;
writeln('Input Matrik Ordo 2x2');
writeln('-------------------------');
for i := 1 to 2 do begin
for j:= 1 to 2 do begin
write('matrik ke ',i,' ',j,': ');readln(mat[i,j]);
end;
writeln;
end;
for i := 1 to 2 do begin
write('|');
for j := 1 to 2 do begin
write(' ',mat[i,j],' ');
if j = 2 then write ('|');
end;
writeln;
end;
{end proses input matrik}
writeln;
writeln;
{mulai adjoin matrik dan determinan}
writeln('Adjoin matrik Ordo 2x2');
writeln('-----------------------');
adj[1,1] := mat[2,2];
adj[1,2] := mat[1,2] * -1;
adj[2,1] := mat[2,1] * -1;
adj[2,2] := mat[1,1];
for i := 1 to 2 do begin
write('|');
for j := 1 to 2 do begin
write(' ',adj[i,j],' ');
if j = 2 then write('|');
end;
writeln;
end;
writeln;
det := (mat[1,1] * mat [2,2]) - (mat[1,2] * mat[2,1]);
write('Determinan dari matrik diatas adalah ');
writeln(det);
writeln;
{end of adjoin and determinan}
{mulai menghitung invers matrik}
writeln('Invers Matrik ');
writeln('----------------');
writeln;
for i := 1 to 2 do begin
write('|');
for j := 1 to 2 do begin
write(' ',adj[i,j]/det:3:2,' ');
if j = 2 then write('|');
end;
writeln;writeln;writeln;
end;
{end of hitung invers matrik}
end;
readln;
end.
Program Feedback
Program median;
Uses Wincrt;
Var
x: array [1..100] of integer;
n,i,pos:integer;
md:real;
lagi:char;
Begin
lagi:='y';
while lagi='y' do
begin
writeln('=============');
Writeln('Program median');
Writeln('=============');
Writeln;
writeln('*dalam program mini ini, data yang harus dimasukkan nanti harus sudah urut*');
writeln;
Write('Masukkan Jumlah Data (n): ');
readln(n);
clrscr;
Writeln;
For i:= 1 to n do
Readln(x[i]);
Writeln;
For i:= 1 to n do
if (n mod 2 = 1) then
begin
pos:=(n div 2)+1;
md:=x[pos];
end
else
begin
pos:=(n div 2);
md:=(x[pos]+x[pos+1])/2;
end;
writeln;
Writeln('Median dari data berjumlah ', n,' tadi adalah : ',md:4:2);
writeln;
writeln('*terimakasih sudah menggunakan program ini*');
writeln('hitung lagi?');
readln(lagi);
end;
End.
Program XXX
program seling;
uses wincrt;
var i,j,n:integer;
a:string;
begin
write ('banyak baris ');
readln (n);
for i:=1 to n do
begin
for j:=1 to i do
begin
if (j mod 2)=1 then
a:='*' else a:='1';
write(a,' ');
end;
writeln;end; end.
program bintang turun;
uses wincrt;
var i,n,j:integer;
begin readln (n);
for i:=1 to n do
begin for j:=1 to n do
begin if (j<i) then
write (' ') else
write ('*');
end;
writeln;
end;
end.
program angka;
uses wincrt;
var i,j,n,a:integer;
begin
write ('banyak suku ');
readln (n); a:=0;
for i:=1 to (n div 4)+1 do
begin
for j:=1 to 4 do
begin
a:=a+1;
if a<=n then
write (a,' ') else write(' ');
end;
writeln;
end;
end.
Program Matriks
program matrik_penjumlahan;
uses wincrt;
var a,b,c: array[1..10,1..10] of integer;
i,j,k1,k2,b1,b2,sum,r:integer;
begin
write('Masukkan baris Matrik A = ');readln(b1);
write('Masukkan kolom Matrik A = ');readln(k1);
write('Masukkan baris Matrik B = ');readln(b2);
write('Masukkan kolom Matrik B = ');readln(k2);
for i:=1 to b1 do
for j:=1 to k1 do
readln(a[i,j]);
writeln;
for i:=1 to b2 do
for j:=1 to k2 do
readln(b[i,j]);
writeln;
writeln('Matrik A');
writeln('==================');
for i:=1 to b1 do
begin
for j:=1 to k1 do
write(a[i,j],' ');
writeln;
end;
writeln;
writeln('Matrik B');
writeln('===================');
for i:=1 to b2 do
begin
for j:=1 to k2 do
write(b[i,j],' ');
writeln;
end;
writeln;
writeln('Matrik A*B');
writeln('================');
for i:=1 to b1 do
begin
for j:=1 to k2 do
begin
sum:=0;
for r:=1 to k1 do
sum:=sum+a[i,r]*b[r,j];
c[i,j]:=sum;
write(c[i,j]:2,' ');
end;
writeln;
end;
end.
Program Modus
program modusss;
uses wincrt;
var i,n,j,modus:integer;
A,frek:array[1..100] of integer;
begin
write('masukkan banyak bilangan');
readln(n);
writeln('masukan data');
for i:=1 to n do
readln(A[i]);
writeln;
for i:=1 to n-1 do
begin
for j:=i+1 to n do
if A[i]=A[j] then
frek[i]:=frek[i]+1;
end;
modus:=1;
for i:=1 to n do
begin
if frek[modus]<frek[i] then
modus:=i;
end;
write('Modus: ',A[modus],' sejumlah ',frek[modus]+1);
end.
Langganan:
Postingan (Atom)
